Sahur sering dianggap sebagai hal sederhana. Banyak orang melakukannya sambil lalu, bahkan terkadang hanya minum air sebelum kembali tidur. Padahal, sahur memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan selama berpuasa.
Bagi sebagian masyarakat di pelosok dan wilayah terdampak bencana, sahur justru menjadi waktu yang paling sulit. Keterbatasan bahan makanan dan kondisi ekonomi yang belum stabil membuat mereka tidak selalu bisa makan sahur dengan layak.
Ada keluarga yang hanya mengandalkan sisa makanan berbuka. Ada pula yang terpaksa melewatkan sahur karena tidak ada persediaan.
Dalam kondisi seperti ini, menjalani puasa seharian tentu menjadi tantangan tersendiri.
Melalui program Sahur Berkah, Dompet Sosial Madani Bali menyalurkan paket makanan sahur kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah pelosok dan daerah bencana. Program ini bertujuan membantu warga agar tetap memiliki asupan sebelum memulai puasa.
Paket sahur disalurkan langsung oleh relawan ke lokasi-lokasi yang telah didata. Sasaran utama program ini adalah keluarga terdampak bencana, lansia, serta masyarakat dengan penghasilan tidak tetap.

Rasulullah SAW bersabda:
“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa sahur bukan sekadar makan sebelum subuh. Sahur adalah bagian dari sunnah yang membawa keberkahan dan kekuatan bagi orang yang berpuasa.

Melalui Sahur Berkah, Dompet Sosial Madani Bali ingin membantu masyarakat agar tidak memulai puasa dalam keadaan lemah atau lapar. Dengan adanya bantuan ini, mereka dapat menjalani aktivitas dan ibadah dengan lebih baik sepanjang hari.
Penyaluran dilakukan langsung ke lokasi sasaran dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat.
Melalui program Sahur Berkah, Anda dapat membantu saudara-saudara kita memulai hari dengan lebih siap dan bertenaga. Titipkan kebaikan Anda bersama Dompet Sosial Madani Bali untuk menguatkan puasa mereka sejak waktu pagi.
