DOMPET SOSIAL MADANI

Seribu Rupiah di Sisa Tenaga Mbah Arifin

Beginilah perjuangan Mbah Arifin (76), dengan sisa-sisa tenaganya. Beliau masih harus berjualan kerupuk sejauh 50 KM menggunakan sepeda kayuhnya. Semua dilakukan demi bisa makan dan menghidupi keluarga.

Setiap hari Mbah Arifin menjajakan kerupuk seharga seribu rupiah bagi siapa saja yang ditemuinya di jalan. Hanya saja tak banyak penghasilan yang dibawa pulang. Sebab  kakinya sudah tak kuat lagi. Setiap mengayuh sepeda dalam 10 atau 15 menit, Mbah Arifin beristirahat dulu dengan nafas yang tersengal-sengal. Bahkan Mbah Arifin sering kedinginan karena diguyur hujan yang deras di jalan.

“Kaki mbah sakit sekali untuk berjalan. Harus diolesi salep karena kalau tidak, mbah tidak bisa jalan dan pulang” terang Mbah Arifin.

Meskipun begitu, Mbah Arifin tetap selalu berjuang dan tersenyum, demi bisa bertahan. Sebab Mbah Arifin mempunyai mimpi kecil yaitu bisa makan dan hidup dengan layak

“Mbah cuma minta sama Gusti Allah yang penting bisa makan dan hidup layak aja” kata Mbah Arifin

Ikuti Kami